Minggu, 02 Oktober 2016

SETELAH MENJADI MAHASISWA, ADIK-ADIK HARUS MENGENALI MAKSUD DAN TUJUAN

SETELAH MENJADI MAHASISWA, ADIK-ADIK
HARUS MENGENALI MAKSUD DAN TUJUAN


Ada sebua quotes dari socrates yang bisa adik-adik renungkan:
“Makanan enak, baju enak, dan segala kemewahan, itukah yang kau sebut dengan kebahagiaan. Namun aku percaya akan suatu keadaan orang tidak mengharapkan apapun adalah kebahagiaan yang tertinggi.”





Sebagai mahasiswa, adik-adik telah memiliki tanggung jawab yang besar, baik kepada diri sendiri maupun kepada oranglain. Bukankah Mahasiswa itu adalah “agent of change”? change for what? Secara sederhana saja, seorang mahasiswa itu harus bisa mengubah dirinya sendiri terlebih dahulu, yang awalnya malas-malasan kemudian berubah menjadi rajin dan semangat dalam menjalani kehidupan dan perkuliahan. Seorang mahasiswa harus bisa mengubah keadaannya, keadaan keluarganya, dan yang terpenting adalah mahasiswa harus bisa mengubah tatanan masyarakat yang rusak. Sekarang adik-adik harus menyadari bahwa adik-adik sudah bukan lagi siswa atau anak SMA yang segala sesuatunya masih harus diatur oleh oranglain dan masih minta uang jajan dari orangtua. Sekarang mumpung adik-adik masih awal perkuliahan, adik-adik harus bisa mengatur hidup adik-adik sendiri.
Selama masa awal perkuliahan, terkadang akan terbesit  perasaan bingung dalam diri adik-adik, “ngapain sih kuliah?” karena sebenarnya adik-adik kuliah hanya karena dorongan dari teman yang sudah menentukan pilihannya terlebih dahulu semenjak SMA, sedangkan waktu itu adik-adik pasti masih merasa bingung, mau pilih bekerja atau kuliah. Namun bisa jadi karena teman akrab adik-adik memilih untuk kuliah, maka akhirnya adik-adik pun memilih untuk kuliah mengikuti jejak teman adik-adik dan sekarang, adik-adik sudah terdaftar di salah satu perguruan tinggi di indonesia. Atau bisa jadi pula orangtua yang terus menyuruh supaya adik-adik untuk kuliah, sementara saat itu adik-adik akan merasakan kebingungan lagi dalam memilih jurusan, kira-kira jurusan apasih yang cocok dan yang bisa menjamin masa depan yang cerah.
Bagi mahasiswa yang masih duduk di semester awal dan merasa terlanjur tersesat dalam memilih jurusan, maka mending berfikir ulanglah dahulu. Apakah jurusan yang kamu pilih itu sudah benar? Pastikan itu dari sekarang! Agar adik-adik tidak menyesal setelah menjadi sarjana karena telah memilih jurusan yang salah.
Jika adik-adik kuliah hanya untuk mengikuti teman saja, memilih jurusan yang sama dengan teman, ingat adik-adik menentukan jurusan dalam perkuliahan itu pentih loh! Karena akan banyak masalah kedepannya, biasanya seperti kurang nyaman dalam pembelajaran, pemikiran dll. Gara-gara salah masuk jurusan, biasanya adik-adik nanti akan bekerja bukan pada bidang yang kurang nyaman dan tidak saesuai dengan minat dan bakat. Maka sebaiknya adik-adik sebelum memilih jurusan, adik-adik harus mengenali bakat dan minat terlebih dahulu. Dalam bidang apa adik-adik merasa bakat adik-adik akan berkembang dengan sangat baik? Kemudian adik-adik pilih jurusan yang sesuai dengan kamampuan yang adik-adik miliki.


Bagaimana kalau tidak diterima dijurusan yang sangat diinginkan? Untuk mengantsipasi hal tesebut, biasanya ada pilihan kedua, nah pada pilihan kedua ini, adik-adik pilih jurusan yang sekiranya masih bisa adik-adik kuasai. Nah biasanya ada masalah lagi ketika adik-adik tidak diterima dipilihan kedua, yaitu ketika adik-adik malah masuk ke jurusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya dan tiba-tiba adik-adik masuk ke jurusan yang tidak pernah adik-adik kenal sebelumnya, atau masuk ke jurusan yang sama sekali tidak adik-adik kehendaki, sebaiknya adik-adik jangan berhenti dahulu! Untuk awal-awal jalani saja dulu ya. Biarkan diri adik-adik mengalir bersama nuansa baru yang mudah-mudahan membawa adik-adik ke arah yang lebih baik lagi. Selama beberapa waktu adik-adik ikuti saja dulu proses perkuliahannya, karena bisa jadi adik-adik merasa nyaman dan ternyata cocok dengan apa yang diinginkan. Bukankah apa yang menurut kita baik, belum tentu bagi tuhan itu baik? Bukankah pandangan tuhan itu lebih utama dibanding dengan pandangan kita? Tapi kalau sekiranya nanti adik-adik merasa memang jurusan itu tidaklah cocok dan membuat tidak nyaman sehingga minat dan bakat adik-adik tidak berkembang, lebi baik adik-adik daftar lagi, sebelum nantinya adik-adik merasa menyesal dikemudian hari hanya karena delapan semester yang menyiksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar