SETELAH MENJADI MAHASISWA,
ADIK-ADIK
HARUS MENGENALI MAKSUD DAN TUJUAN
Ada sebua quotes dari
socrates yang bisa adik-adik renungkan:
“Makanan
enak, baju enak, dan segala kemewahan, itukah yang kau sebut dengan
kebahagiaan. Namun aku percaya akan suatu keadaan orang tidak mengharapkan
apapun adalah kebahagiaan yang tertinggi.”
Sebagai mahasiswa,
adik-adik telah memiliki tanggung jawab yang besar, baik kepada diri sendiri
maupun kepada oranglain. Bukankah Mahasiswa itu adalah “agent of change”?
change for what? Secara sederhana saja, seorang mahasiswa itu harus bisa
mengubah dirinya sendiri terlebih dahulu, yang awalnya malas-malasan kemudian
berubah menjadi rajin dan semangat dalam menjalani kehidupan dan perkuliahan.
Seorang mahasiswa harus bisa mengubah keadaannya, keadaan keluarganya, dan yang
terpenting adalah mahasiswa harus bisa mengubah tatanan masyarakat yang rusak.
Sekarang adik-adik harus menyadari bahwa adik-adik sudah bukan lagi siswa atau
anak SMA yang segala sesuatunya masih harus diatur oleh oranglain dan masih
minta uang jajan dari orangtua. Sekarang mumpung adik-adik masih awal
perkuliahan, adik-adik harus bisa mengatur hidup adik-adik sendiri.
Selama masa awal
perkuliahan, terkadang akan terbesit
perasaan bingung dalam diri adik-adik, “ngapain sih kuliah?” karena
sebenarnya adik-adik kuliah hanya karena dorongan dari teman yang sudah
menentukan pilihannya terlebih dahulu semenjak SMA, sedangkan waktu itu
adik-adik pasti masih merasa bingung, mau pilih bekerja atau kuliah. Namun bisa
jadi karena teman akrab adik-adik memilih untuk kuliah, maka akhirnya adik-adik
pun memilih untuk kuliah mengikuti jejak teman adik-adik dan sekarang,
adik-adik sudah terdaftar di salah satu perguruan tinggi di indonesia. Atau
bisa jadi pula orangtua yang terus menyuruh supaya adik-adik untuk kuliah,
sementara saat itu adik-adik akan merasakan kebingungan lagi dalam memilih
jurusan, kira-kira jurusan apasih yang cocok dan yang bisa menjamin masa depan
yang cerah.
Bagi mahasiswa yang
masih duduk di semester awal dan merasa terlanjur tersesat dalam memilih
jurusan, maka mending berfikir ulanglah dahulu. Apakah jurusan yang kamu pilih
itu sudah benar? Pastikan itu dari sekarang! Agar adik-adik tidak menyesal
setelah menjadi sarjana karena telah memilih jurusan yang salah.
Jika adik-adik kuliah
hanya untuk mengikuti teman saja, memilih jurusan yang sama dengan teman, ingat
adik-adik menentukan jurusan dalam perkuliahan itu pentih loh! Karena akan
banyak masalah kedepannya, biasanya seperti kurang nyaman dalam pembelajaran,
pemikiran dll. Gara-gara salah masuk jurusan, biasanya adik-adik nanti akan
bekerja bukan pada bidang yang kurang nyaman dan tidak saesuai dengan minat dan
bakat. Maka sebaiknya adik-adik sebelum memilih jurusan, adik-adik harus
mengenali bakat dan minat terlebih dahulu. Dalam bidang apa adik-adik merasa
bakat adik-adik akan berkembang dengan sangat baik? Kemudian adik-adik pilih
jurusan yang sesuai dengan kamampuan yang adik-adik miliki.
Bagaimana kalau tidak
diterima dijurusan yang sangat diinginkan? Untuk mengantsipasi hal tesebut,
biasanya ada pilihan kedua, nah pada pilihan kedua ini, adik-adik pilih jurusan
yang sekiranya masih bisa adik-adik kuasai. Nah biasanya ada masalah lagi
ketika adik-adik tidak diterima dipilihan kedua, yaitu ketika adik-adik malah
masuk ke jurusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya dan tiba-tiba
adik-adik masuk ke jurusan yang tidak pernah adik-adik kenal sebelumnya, atau
masuk ke jurusan yang sama sekali tidak adik-adik kehendaki, sebaiknya
adik-adik jangan berhenti dahulu! Untuk awal-awal jalani saja dulu ya. Biarkan
diri adik-adik mengalir bersama nuansa baru yang mudah-mudahan membawa
adik-adik ke arah yang lebih baik lagi. Selama beberapa waktu adik-adik ikuti
saja dulu proses perkuliahannya, karena bisa jadi adik-adik merasa nyaman dan
ternyata cocok dengan apa yang diinginkan. Bukankah apa yang menurut kita baik,
belum tentu bagi tuhan itu baik? Bukankah pandangan tuhan itu lebih utama
dibanding dengan pandangan kita? Tapi kalau sekiranya nanti adik-adik merasa
memang jurusan itu tidaklah cocok dan membuat tidak nyaman sehingga minat dan
bakat adik-adik tidak berkembang, lebi baik adik-adik daftar lagi, sebelum
nantinya adik-adik merasa menyesal dikemudian hari hanya karena delapan
semester yang menyiksa.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar