MAHASISWA TIDAK SEKEDAR
KUNANG-KUNANG
(KULIAH-NANGKRING)
Sekarang sudah tahukan
betapa pentingnya memilih jurusan yang tepat? Ok, jika memang adik-adik sudah
merasa nyaman dengan jurusan yang sudah adik-adik pilih ini dan pastinya
adik-adik sudah mendapatkan teman-teman baru, maka saatnya adik-adik mengisi
waktu dengan segudang kegiatan yang bermanfaat. Bukankah menusia yang paling
baik itu adalh yang paling banyak manfaatnya?
Atau adik-adik yang
ingin menjadi pebisnis, bisa mengikuti seminar kewirausahaan, atau pelatihan
motivasi. Agar pasca meraih gelar sarjana, adik-adik jeli dan matap dalam
menentukan sumber pundi-pundi keuangan adik-adik. Karena adik-adik sudah
mengetahui teori-teorinya dari seminar tadi. Sehingga dalam waktu singkat
adik-adik meraih apa-apa yang adik-adik impikan semasa kuliah.
Jangan sekedar ngampus saja ya! Karena ketika adik-adik yang berfokus pada kulia saja, ya paling adik-adik tiap hari kuliah, pulang, mengerjakan tugas, sesudah itu tidur. Ya begitulah setiap harinya sampai lulus. Kalau adik-adik seperti ini ya rugi deh.
Ingat!!
Sekarang adik-adik
sudah bukan lagi anak SMA yang hampir setiap hari disibukkan dengan mengerjakan
PR atau tugas-tugas dari guru. Saat ini adik-adik sudah menjadi mahasiswa, yang
satu tahap lagi akan terjun ke dunia nyata. Duniamu sendiri dan dunia
lingkunganmu. PR atau tugas itu memang penting, namun yang lebih penting adalah
masa depan.
Selama masa kuliah,
adikadik harus tahu bahwa belajar dilas saja tidaklah cukup, itu hanya mewakili
sekitar 20%, kalau adik-adik ingin yang 80%nya, adik-adik harus menempuhnya di
universitas kehidupan. Yang aktivitas dan kegiatannya langsung berkaitan dengan
dunia nyata. Dengan melakukan berbagai macam aktivitas yang bermanfaat, akan
mendapatkan pengalaman yang belum pernah dialami sebelumnya. Dan hal itu
pastinya akan menambah kemampuan dan pengetahuanmu juga.
Sebetulnya mengikuti kegiatan duliar kuliah itu wajib, karena akan menentukan masa depan adik-adik kelak. Mungkin saja adik-adik memiliki teman yang rajin kuliah, tapi setelah itu langsung pulang ke kosan. Demikian seterusnya hingga empat tahun kedepan, hingga setelah ia lulus ia akan kebingungan dalam menentukan masa depannya. Karena kebiasaan itulah ia akan memiliki mental kupu-kupu dan karena mental kupu-kupu itulah ia tidak akan memiliki pendirian dan mudah dipengaruhi oleh oranglain, tidak berani berbicara didepan umum karena memang tidak pernah dilatih sebelumnya.
Sebetulnya IPK hanya
menghantarkan adik-adik sampai pada tahap wawancara. Karena setelah itu yang
menentukan adalah kemampuanmu bukanlah IPK. Makanya yang kemudian paling
penting itu bukan IPK tapi Ipek (Indeks Pendapatan Kumulatif) hahahaha
Untuk membentuk mental
macan, maka dibutuhkan keberanian mengambil resiko. Biasanya, orang yang sibuk
kuliahnya ada yang bolong. Tapi ketika sudah terbiasa untuk berkomitmen dan
berani mengambil resiko dipastikan bisa mengejar nilai yang sama seperti yang
dilakukan oleh mahasiswa kupu-kupu. Meskipun rajin belum tentu akan terbentuk
mental macannya.
Masuk dan aktiflah pada
suatu oraginasasi yang cocok dengan minat dan bakat adik-adik. Tapi ingat ya
adik-adik jangan sampai asal-asalanan dalam memilih organisasi, hanya karena
ingin disebut dengan aktivis, segala organisasi diikuti. Padahal organisasi
tersebut belum tentu memberika manfaat kepada adik-adik.
Ternyata, selektiflah
dalam menentukan organisasi itu penting loh, coba deh adik-adik sebelum
memasuki organisasi tersebut adik-adik perhatikan bagaimana visi misi dalam
organiasi yang akan adik-adik masuki. Jika adik-adik tidak mengetahui dan
memahami visi dan misi organiasi tersebut maka adik-adik tidak akan fokus dan
berkembang. Dan yang patut diingat ya apa tujuan awal adik-adik kuliah
dikampus? Buat kuliah kan! Maka
adik-adik harus bisa mengimbangi aktifitas di organisasi dengan kuliah yang
bener.
Ya ketika adik-adik
sudah mengikuti suatu organisasi, rupanya memang masih ada yang kurang.
Adik-adik mesti berpikir bagaimana sumber-sumber adik-adik dapat menghasilkan
uang jajan sendiri? Ketika adik-adik sudah merasa tidak enak untuk meminta
kepada orangtua, maka jangan sekali-kali untuk meminta, kecuali ketika keadaan
sudah terdesak. Tapi masa sih setiap bulan terdesaknya, tidak mungkinkan.
Berorganisasi bisa dijadikan modal awal untuk investasi masa depan yang
berharga.
Bisa jadi, ketika
adik-adik mengikuti organisasi kewirausahaan, mungkin asdik-adik bisa menata
manajemen bisnis dengan membentuk sebuah tim, atau bisa juga perorangan. Jadi
selain pengalam dan pengetahuan, uang juga bisa adik-adik dapatkan. Sebetulnya
banyak cara agar dapat menghasilkan uang asalkan adik-adik mempunyai mental
yang kuat.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar