Minggu, 02 Oktober 2016

MAHASISWA ITU, PANDAI MERUMUSKAN IMPIAN

MAHASISWA ITU, PANDAI MERUMUSKAN IMPIAN

Mahasiswa  itu biasanya memiliki banyak impian, yang sangat tinggi-tinggi pula, setinggi langit. Bahkan, saking banyaknya yang diimpikan, pada akhirnya enggak ada yang tercapai alias gagal semua, makanya dalam harus fokus dalam mengejar impian itu, ya adik-adik!
Semua manusia pasti mempunyai mimpi, dan impian untuk menjadi sesuatu, namun yang terjadi malah kebanyakan orang tidak dapat mencapai impiannya. Bukan karena mereka tidak mampu mewujudkannya, tapi mereka malah berhenti di tengah jalan sehingga impiannya pun harus kandas.
Disinilah adik-adik harus menemukan langkah-langkah yang tepat agar impian adik-adik dapat tercapai. Mumpung adik-adik masih menjadi mahasiswa, adik-adik bisa melakukan berbagai pilihan menuju impian-impian yang selama ini ingin adik-adik capai.
Rahmat, ST. Seorang Motivator Islami pernah melakukan hal-hal dibawah ini dalam mencapai impian-impiannya. Maka inilah langkah-langkahnya dan adik-adik harus mengikuti langkah-langkah berikut ini dan membuktikannya sendiri.




1.    Menentukan Visi yang jelas
Masih banyak yang tidak bisa membedakan antar visi dengan angan-angan. Padahal bedanya seperti bumi dengan langit. Visi membawa kepada kebaikan dan panjang angan-angan membawa kepada keburukan.
Panjang angan-angan lebioh dikaitkan dengan keinginan kosong. Hanya sebuah lamunan dan anggapan keliru tentang masa depan. Orang yang percaya kepada peramal dan bertindak sesuai dengan hasil ramalannya maka bisa dikategorikan bahwa orang seperti itu adalah orang yang memiliki angan-angan yang panjang.
Dalam riwayat hadits Bukhari, Anas ra berkata, “Nabi membuat garis seraya bersabda, ‘ ini adalah manusia, ini angan-angannya, sedangkan ini adalah ajalnya. Ketika ia sedang berada dalam angan-angan, tiba-tiba datanglah kepadanya garisnya yang paling dekat.’ Maksud dari garisnya yang paling dekat adalah ajal kematiannya.”
Orang yang panjang angan-angannya akan bersikap santai, dia merasa tidak perlu bertindak segera. Sedangkan orang yang cerdas adalah mereka yang selalu mengingat akan kematiannya. Memiliki cita-cita, harapan, tujuan, atau visi bukanlah termasuk orang yang memiliki panjang angan-angan. Mengapa Rasulullah melakukan hijrah? Sebab ada harapan setelah hijrah. Rasulullah memiliki sebuah visi islam akan berkembang setelah hijrah. Meskipun berat dan berkal;i-kali gagal, tetapi hijrah tetap dilakukan. Visi justru membuat kita bergerak. Sementara panjang angan-angan akan membuat kita hanya bersantai saja.
2.    Jangan bermimpi di siang bolong
Seringkali, saat seseorang mengutarakan keinginan besarnya, ada orang yang mengatakan jangan bermimpi di siang bolong deh! Jangan mimpi! Hinaan juga kadang muncul bagi orang-orang yang memiliki impian, seringkali mereka disebut sebagai “Pemimpi”. Kalaulah ada orang yang mau mengatakan impian besarnya, dia mengatakannya sambil tertawa. Mengapa mereka mengatakannya sambil tertawa? Karena hal itu dianggap guyonan belaka, tanpa harapan akan terwujud atau masih jauh dari terwujudnya impian tersebut.
Sebenarnya anggapan negatif terhadap seorang “pemimpi” tidaklah sepenuhnya salah.  Namun ada juga yang dapat mewujudkan impiannya. Apakah adik-adik memiliki keinginan yang besar? Yakin deh semua orang juga memiliki impian yang besar, entah sadar atau tidak, yang menjadi pertanyaan setiap harinya apakah saya dapat emwujudkannya atau tidak? Dan satu lagi apakah saya hanya seorang pengkhayal atau memang pemimpi sejati?
Para pengkhayal adalah mereka yang memiliki impian dan menginginkannya tetapi mereka tidak yakin bisa mencapainya atau bahkan mereka yakin tidak akan bisa mencapai impiannya. Sementara pemimpi sejati adalah mereka yang memiliki keyakinan bahwa apa yang diimpikannya akan terwujud.
Ada sebuah quotes dari Napoleon Hill, seperti ini:
“keyakinan adalah titik awal dari semua pengumpulan kekayaan!”.
“Keyakinan adalah unsur yang mengubah getaran pemikiran biasa, yang tercipta oleh pikiran manusia yang terbatas, menjadi padanan spiritual”
Keyakinan adalah satu-satunya media yang memungkinkan daya kosmis yang inteligensi tanpa batas bisa dikendalikan dan bisa dimanfaatkan oleh manusia.
3.    Langkah ketiga mulailah sekarang juga
Salah satu hambatan mencapai tujuan adalah menunda-nunda. Adik-adiknya sebaiknya memulai semuanya dari sekarang jangan ditunda-tunda, sekali lagi SEKARANG!. Jangan banyak alasan, mulailah sekarang untuk meraihnya. Jika mengatakan besok, maka besok pun adik-adik akan dengan mudahnya mengatakan besokya lagi.
Ada tga hal yang mesti dilakukan untuk bisa memulai menggapai tujuan. Ketiga hal ini sebenarnya sederhana, namun sering dilupakan oleh kebanyakan orang.

Cara Memulai itu Dengan Belajar
Banyak yang berkata, “jika kita ingin sesuatu, kita harus bertindak”. Memang benar, kita harus bertindak. Tapi masalahnya kita harus bertindak apa dulu?? Maka tindakan pertama yang harus dilakukan adalah dengan belajar.  Karena dengan belajar adik-adik akan tahu tindakan apa saja yang harus dilakukan selanjutnya.
·      Jika minat adik-adik adalah berbisnis, maka mulailah dengan belajar berbisnis. Jika tidak mempunyai modal, maka belajarlah bagaimana cara mendapatkan modal. Jika tidak bisa menjual, maka belajarlah cara menjual.
·      Ingin sukses dalam karir? Belajarlah untuk sukses dalam berkarir. Belajarlah tentang keterampilan yang perlu adik-adik miliki. Belajarlah untuk menjadi seorang pemimpin, belajarlah untuk tetap menjaga motivasi dsb.
·      Ingin menjadi penulis? Belajarlah menulis. Ingin buku diterbitkan? Belajarlah bagaimana mendekati penerbit agar mau menerbitkan bukumu itu.
Cara Memulai itu dengan membuat Rencana
Pasti banyak orang yang akan mengatakan bahwa rencana itu pasti ribet deh! Tenang saja disini adik-adik tidak perlu membuat rencana yang panjang lebar dan detil terlebih dahulu, disini adik-adik harus memulainya degan cara yang sederhana. Misalnya seperti ini:


1.      Pergi ke toko buku swalayan, maka adik-adik mencari buku yang berkaitan dengan tujuan adik-adik dalam mencapai impian adik-adik.
2.      Pelajari buku tersebut sampai adik-adik tahu langkah apa saja yang harus dilakukan dan langkah berikutnya agar adik-adik dapat mencapai impian adik-adik.
3.      Biasanya ada masalah dalam hal keuangan, tenang adik-adik bisa kok dengan pinjam dulu ke teman jika bukunya sama, pergi ke warnet googling, dan masih banyak lagi asalkan adik-adik tidak menyerah dan adik-adik terus mecari caranya.
Cara memulai itu dengan bertindak
Sekarang adik-adik sudah belajar, sudah memiliki rencana, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Sekecil apapun rencana adik-adik maka implementasikan. Buat apakan kalau aik-adik memiliki rencana yang hebat namun tidak pernah adik-adik laksanakan.
Bukanlah masalah kecil atau besarnya suatu rencana, namun tindakan pertama adik-adiklah yang sangat berarti akan keberhasilan adik-adik.
Ketika adik-adik memiliki keinginan untuk menjadi seorang pengusaha, namun tidak pernah berusaha mewujudkannya dengan alasan belum siap. Kenapa tidak bertanya, kenapa saya belum siap?
Pasti deh adik-adik akan menjawab seperti ini:
1.    “Saya belum punya modalnya”
2.    “Saya belum bisa menjalankan bisnis”
3.    “saya belum mengetahui celah pasar produk saya”
Maka adik-adik harus mengubah jawaban diatas dengan pertanyaan yang akan membuat adik-adik memulainya, seperti:
1.    Bagaimana agar saya memiliki modal yang cukup untuk usaha saya?
2.    Bagaimana agar saya dapat menjalankan bisnis saya?
3.    Bagaimana agar produk saaya dapat menembus celah pasar untuk bisnis saya?
Cobalah adik-adik untuk berusaha menjawab pertanyaan diatas sehingga nantinya adik-adik akan menemukan solusinya.
Kunci utama untuk mencapai impian itu adalah jangan berhenti.
Memiliki tujuan adalah sama dengan memiliki arah. Jika adik-adik sudah memiiki arah yang benar dan terus bergerak menuju arah tersebut, maka lambat laun adik-adik pasti akan mencapai tujuan tersebut. Yang terpenting tidak berhenti ditengah jalan.





Untuk mencapai tujuan, apalagi jika adik-adik memiliki tujuan yang besar, akan memakan waktu yang lama. Perlu kesabaran dan ketekunan dalam mencapai tujuan tersebut. Saat adik-adik tidak sabar kemudian adik-adik berhenti, maka itu adalah cara pasti adik-adik untuk gagal. Selama adik-adik tidak berhenti maka adik-adik akan semakin mendekati tujuan adik-adik. Yang dimaksud disini adalah tetap bergerak namun dengan arah yang berbeda, maka itu artinya berhenti mencapai tujuan yang semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar