Selasa, 22 November 2016

MAHASISWA JAGO MELIHAT PELUANG

MAHASISWA JAGO MELIHAT PELUANG

Ada sebuah kata-kata inspirasi yang mungkin bisa memotivasi adik-adik”
“Jika Kamu mengambil resiko, kamu mungkin gagal. Tapi jika kamu tidak mengambil resiko, kamu sudah pasti gagal. Resiko terbesar adalah tidak melakukan apa-apa”.
-Robetro Goizueta

Peluang itu sebenarnya dimana-mana, namun yang menjadi masalahnya ketika adik-adik tidak bergerak, tidak mencarinya, mana mungkinkan akan ketemu sebuah peluang!!
Peluang, kadang ada di depan kita, namun karena kita tidak bisa melihat peluang tersebut, maka peluang tersebut hilang begitu saja. Yang menjadi masalah pada umumnya adalah ketika sedang menghadapi sebuah masalah besar dan lagi perlu banget peluang untuk solusi, yang ada bukan peluang solusi malah terasa buntu, kadang juga terasa kesulitan yang terus saja menghantui dalam pikiran.
Namun kadang kita juga merasa ketika peluang di depan itu terlalu banyak yang ada kita malah merasa bingung, dilema diantara banyak pilihan, dan pada akhirnya yang terjadi adalah peluang tersebut hilang karena tidak diambil satupun karena kita tidak mau mengambil resiko akan peluang tersebut.
Terkait dengan peluang, memang kita tidak akan tahu kapan peluang tersebut akan datang dan pergi. Peluang juga tidak dapat adik-adik undang ketika adik-adik mengalami berbagai masalah, namun kadang juga peluang datang dengan sendirinya ketika adik-adik membutuhkannya.
Maka yang harus ditekankan kepada adik-adik adalah bahwa peluang itu jangan hanya ditunggu untuk menghampiri adik-adik, tapi yang harus dilakukan oleh adik-adik adalah mencuri peluang. Coba adik-adik pikirkan akan sebuah peluang usaha, usaha yang sudah berjalanpun kadang-kadang masih menemui jalan yang buntu. Justru disaat-aat seperti itulah adik-adik membutuhkan peluang. Entah peluang apa itu, yang jelas adik-adik merasa seperti mendapatkan kekuatan besar untuk bisa mencapai impian.
Terkadang untuk bisa melihat sebuah peluang, adik-adik harus membutuhkan kecerdasan dan kejelian dalam mencuru peluang tersebut. Karena ketika adik-adik kurang pintar dalam mencuru peluang tersebut, maka yang akan terjadi bukalan membantu adik-adik, malah akan membuat adik-adik terseret menuju jurang kerugian. Sebaiknya adik-adik ketika ada sebuah peluang yang dianggap positif, maka dapatkanlah peluang tersebut.
Adik-adik tahukah kenapa kancil disebut sebagai hewan yang paling cerdik, karena si kancil berani mengambil resiko, namun ia mengambil resiko tersebut seperti diketahui bahwa si kancil harus menyebrangi sungai yang dipenuhi dengan buaya-buaya yang siap melahapnya. Tapi buaya-buaya tersebut yang dianggap menghalangi jalannya untuk mencapai tujuan, justru dijadikan sebagai kesempatan emas agar bisa menyebrangi sungai. Alhasil dengan kecerdasannya bisa memanfaatkan buaya-buaya itu dan akhirnya si kancil bisa makan rumput yang enak.



Nah coba kita renungkan kembali, kadang dalam kehidupan ini untuk mencapai tujuan, seringkali penghalang itu dianggap sebagai oengganjal yang membuatmu harus putus asa, dan merasa gagal sehingga harus menunggu kesempatan emas datang. Hei, tahukah adik-adik kapan kesempatan emas itu akan datang?? Yang namanya datangnya kesempatan itu sifatnya tidak pasti, makanya adik-adik enggak bisa nunggu lama-lama. Malu dong sama si kancil. Dia saja bisa memanfaatkan masalah menjadi sebuah peluang dengan menggunakan buaya yang dia dianggap adalah mangsanya. Karena sekali saja si kancil tersebut melakukan sebuah kesalahan maka itu akan menjadi fatal akibatnya, yaitu dia akan di mangsa oleh buaya-buaya tersebut.
Nah begitupun dengan masalah-masalah kita sehari-hari yang sering adik-adik hadapi, kenali dahulu masalah tersebut, kalau bisa jadikanlah teman pertama, memang awalnya akan kesal tetapi ketika sudah akrab dan ternyata masalah itu bukanlah musuh yang besar, justru itu adalah peluang emasmu. Karena sebenarnya, adik-adik tidak tahu dan mengam=nggap masalah itu adalah musuh besar dalah hidup adik-adik.


Kita memang menjadi rumit akibat suatu permasalahan, karena kita disibukan dengan berbagai macam kemungkinan yang ada sehingga bingung untuk memilih mana yang harus dilalui. Padahal dari setiap jalan, potensi untuk menemukan peluang pastilah ada. Namun, seringnya potensi belum ditemukan karena tidak dicari. Padahal bisa jadi hambatan yang kamu anggap sebagai penghalang yang besar itu sebetulnya adalah peluang besar juga untuk melangkah menuju kesuksesan. Penuh resiko adalah hal yang sangat wajar, cermatilah terlebih dahulu dan pelajarilah langkahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar