MAHASISWA JAGO MELIHAT PELUANG
Ada sebuah kata-kata inspirasi yang
mungkin bisa memotivasi adik-adik”
“Jika Kamu mengambil resiko, kamu
mungkin gagal. Tapi jika kamu tidak mengambil resiko, kamu sudah pasti gagal.
Resiko terbesar adalah tidak melakukan apa-apa”.
-Robetro Goizueta
Peluang itu sebenarnya
dimana-mana, namun yang menjadi masalahnya ketika adik-adik tidak bergerak,
tidak mencarinya, mana mungkinkan akan ketemu sebuah peluang!!
Peluang, kadang ada di
depan kita, namun karena kita tidak bisa melihat peluang tersebut, maka peluang
tersebut hilang begitu saja. Yang menjadi masalah pada umumnya adalah ketika
sedang menghadapi sebuah masalah besar dan lagi perlu banget peluang untuk
solusi, yang ada bukan peluang solusi malah terasa buntu, kadang juga terasa
kesulitan yang terus saja menghantui dalam pikiran.
Namun kadang kita juga
merasa ketika peluang di depan itu terlalu banyak yang ada kita malah merasa
bingung, dilema diantara banyak pilihan, dan pada akhirnya yang terjadi adalah
peluang tersebut hilang karena tidak diambil satupun karena kita tidak mau
mengambil resiko akan peluang tersebut.
Terkait dengan peluang,
memang kita tidak akan tahu kapan peluang tersebut akan datang dan pergi.
Peluang juga tidak dapat adik-adik undang ketika adik-adik mengalami berbagai
masalah, namun kadang juga peluang datang dengan sendirinya ketika adik-adik
membutuhkannya.
Maka yang harus
ditekankan kepada adik-adik adalah bahwa peluang itu jangan hanya ditunggu
untuk menghampiri adik-adik, tapi yang harus dilakukan oleh adik-adik adalah
mencuri peluang. Coba adik-adik pikirkan akan sebuah peluang usaha, usaha yang
sudah berjalanpun kadang-kadang masih menemui jalan yang buntu. Justru
disaat-aat seperti itulah adik-adik membutuhkan peluang. Entah peluang apa itu,
yang jelas adik-adik merasa seperti mendapatkan kekuatan besar untuk bisa
mencapai impian.
Terkadang untuk bisa
melihat sebuah peluang, adik-adik harus membutuhkan kecerdasan dan kejelian
dalam mencuru peluang tersebut. Karena ketika adik-adik kurang pintar dalam
mencuru peluang tersebut, maka yang akan terjadi bukalan membantu adik-adik,
malah akan membuat adik-adik terseret menuju jurang kerugian. Sebaiknya
adik-adik ketika ada sebuah peluang yang dianggap positif, maka dapatkanlah
peluang tersebut.
Adik-adik tahukah
kenapa kancil disebut sebagai hewan yang paling cerdik, karena si kancil berani
mengambil resiko, namun ia mengambil resiko tersebut seperti diketahui bahwa si
kancil harus menyebrangi sungai yang dipenuhi dengan buaya-buaya yang siap
melahapnya. Tapi buaya-buaya tersebut yang dianggap menghalangi jalannya untuk
mencapai tujuan, justru dijadikan sebagai kesempatan emas agar bisa menyebrangi
sungai. Alhasil dengan kecerdasannya bisa memanfaatkan buaya-buaya itu dan
akhirnya si kancil bisa makan rumput yang enak.
Nah coba kita renungkan
kembali, kadang dalam kehidupan ini untuk mencapai tujuan, seringkali
penghalang itu dianggap sebagai oengganjal yang membuatmu harus putus asa, dan
merasa gagal sehingga harus menunggu kesempatan emas datang. Hei, tahukah
adik-adik kapan kesempatan emas itu akan datang?? Yang namanya datangnya
kesempatan itu sifatnya tidak pasti, makanya adik-adik enggak bisa nunggu
lama-lama. Malu dong sama si kancil. Dia saja bisa memanfaatkan masalah menjadi
sebuah peluang dengan menggunakan buaya yang dia dianggap adalah mangsanya.
Karena sekali saja si kancil tersebut melakukan sebuah kesalahan maka itu akan
menjadi fatal akibatnya, yaitu dia akan di mangsa oleh buaya-buaya tersebut.
Nah begitupun dengan
masalah-masalah kita sehari-hari yang sering adik-adik hadapi, kenali dahulu
masalah tersebut, kalau bisa jadikanlah teman pertama, memang awalnya akan
kesal tetapi ketika sudah akrab dan ternyata masalah itu bukanlah musuh yang
besar, justru itu adalah peluang emasmu. Karena sebenarnya, adik-adik tidak
tahu dan mengam=nggap masalah itu adalah musuh besar dalah hidup adik-adik.
Kita memang menjadi
rumit akibat suatu permasalahan, karena kita disibukan dengan berbagai macam
kemungkinan yang ada sehingga bingung untuk memilih mana yang harus dilalui.
Padahal dari setiap jalan, potensi untuk menemukan peluang pastilah ada. Namun,
seringnya potensi belum ditemukan karena tidak dicari. Padahal bisa jadi
hambatan yang kamu anggap sebagai penghalang yang besar itu sebetulnya adalah
peluang besar juga untuk melangkah menuju kesuksesan. Penuh resiko adalah hal
yang sangat wajar, cermatilah terlebih dahulu dan pelajarilah langkahnya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar