Jumat, 09 September 2016

SUDAH JADI MAHASISWA ITU, MALU DONG KALAU NGEREPOTIN ORANGTUA TERUS!

SUDAH JADI MAHASISWA ITU, MALU DONG KALAU
NGEREPOTIN ORANGTUA TERUS!

Pada dasarnya, setiap anak yang suda menginjak usia baligh atau paling tidak sudah memasuki usia kuliah, akan merasa malu apabila terus-terusan meminta uang kepada orangtuanya. Nah termasuk anda sendiri salah satunya.
Nah pada saat anda memasuki dunia perkuliahan, anda akan mengalami yang namanya masa dilema diantara dua pilihan, satu sisi anda akan merasa malu karena meminta uang terus kepada orangtua karena merasa sudah tidak pantas, kasihan melihat adikmu yang masih sekolah atau bahkan anda tidak ingin terus-terus menjadi beban orangtua. Dan disisi lain posisimu masih belum bekerja dan karena alasan masih mahasiswa sehingga anda masih dikategorikan sebagai pelajar bukan sebagai pegawai.
Beruntung bagi mereka yang merasa orangtuanya masih perlu membiayainya, tapi malu dong kan salah satu tridharma perguruan tinggi itu “Agent of Change” yang artinya agen perubahan, ubahlah keadaan dari yang awalnya orangtua memberi ke kita, jadi kita yang memberi ke mereka atau paling tidak ya tidak menyusahkan merekalah. Karena dengan dimuali dengan hal-hal yang kecil secara tidak langsung akan membuat orangtua merasa bangga bahwa anaknya sudah mandiri.
Tentunya adik-adik awalnya memang belumlah siap untuk tidak meminta uang kepada orangtua, nah cobalah adik-adik untuk memberanikan diri dengan mengatakan kepada orangtua bahwa “bulan ini saya tidak akan meminta urang lagi”. Setelah itu kuatkan tekadmu, berdoalah karena dengan begitu Allah akan menunjukan berbagai jalan sehingga adik-adik akan mandiri. Resiko yang pertama kali akan dihadapi yaitu adik-adik tidak akan mempunyai uang untuk keprluan sehari-hari.
Ketika adik-adik sudah merasa tekadnya kuat, maka mulailah dari sekarang untuk memutar otak, kira-kira pekerjaan apa dan usaha apa yang bisa meningkatkan skill dan menghasilkan uang tanpa harus mengganggu kuliah. Jangan menyerah apabila dalam keehariannya adik-adik belum mendapatkan hasil, atau adik-adik tidak makan sama sekali. Kalau terjadi hal demikian, cobalah adik-adik untuk meminjam dulu ke teman asalkan adik-adik siap untuk membayarnya. Adik-adik sekarang masih di usia yang kreativitasnya sangat tinggi cobalah untuk berfikir dahulu, misalnya ada komunitas yang siap untuk menjadikan adik-adik mandiri, ikutilah kegiatan tersebut insya allah akan membuat adik-adik menjadi mandiri.
Disini ada sebuah kisah yang dapat memberikan inspirasi untuk mencari uang saat masih kuliah:
Seorang lelaki melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi di Bandung, ketika itu ia memutuskan untuk mancari uang sendiri demi memenuhi kebutuhannya agar tidak meminta uang kepada orangtua lagi. Awalnya memang itu terasa berat baginya karena selain harus belajar ia juga harus mencari uang, tapi ia terus bekerja keras mencari uang dan ketika mendapatkan hasilnya ia pun merasa bangga karena sudah bisa lepas dari tanggungan orangtua dan bisa mengatur keuangan sendiri.
Tantangan demi tantangan harus ia hadapi dengan keuletan dan kesabaran, bahakan ia pernah tidak makan selama dua hari. Kenapa hal itu terjadi? Karena ia selalu minjam ke temen, karena malu ya akhirnya ia pun berpuasa dan sahur-bukapun hanya dengan segelas air putih saja. Betapapun perihnya kehidupan jangan pernah menyerah, jika satu pekerjaan atau satu usaha. Misalnya les bimbel bila memang belum mencukupi maka usahalah dengan berjualan apapun yang penting halal.
Oke kita lanjutkan lagi ceritanya ya, ketika hal itu terjadi dia tidak menyerah, ia mencoba hal lain dengan berjualan cilok, nah cilok itu bukanlah buatannya namun ia hanya menjualkan dagangannya saja. Ia berjualan di sekitar kampus dengan target pasarnya mahasiswa, teman sekelas. Selain jualan cilok, ia juga membuat lembaga kursus sendiri yaitu BIMBEL Bahasa.
Bagaimana awalnya ia lakukan, yaitu dengan membuat semacam iklan dan dimasukan kedalam koran ternama di bandung, atau untuk sekarang di dunia online anda bisa menggunakan situs-situs yang gratisan terlebih dahulu, misalnya Blog, FB dll, atau anda bisa menggunakan dengan yang berbayar misalnya Blog yang berbayar agar lebih terpercaya dan kredibel, FB Ads, Google Adword dll.
Apa yang terjadi setelah itu? Yang meminta untuk mengajar sangatlah banyak, dan hal itu belumlah terfikirkan olehnya. Saat itu belumlah terfikirkan olehnya menggaji karyawan, bagaimana dia memposisikan ruangan untuk pembelajarannya. Hal itulah yang membuatnya semakin memahami bagaimana cara membuat usaha, bisa mendapatkan penghasilan lebih dan bisa menggaji karyawan. Mengapa bisa hal tersebut terjadi? Karena dia mengupayakan dan mau melakukannya. Ingat prinsipnya “jalani saja dulu, nanti juga bakalan ada solusinya”.
Meskipun pada akhirnya usaha tersebut ia tutup, namun pada akhirnya ia tidak ada perasaan menyesalpun dalam hatinya, karena dia yakin bahwa semua ini masih dalam proses pembelajaran. Dan pilihan yang ia buat akan semakin membuat hidupnya makin berarti dan tentunya penghasilanpun meningkat.
Memang perlu diakui kenyataannya, untuk menjadi orang yang sukses membutuhkan keberanian yang besar dan harus siap untuk menerima tantangan, perjalanan kesuksesan itu panjang.
Perjalanan sukses itu ibarat mendaki gunung, seorang pendaki yang mendaki gunung pasti melewati tebing yang curam, badai kabut diperjalanan, menghadapi jalan berliku yang belum tentu bisa dilewati orang lain. Tentu ketika ia bisa mencapai puncak, maka ia akan merasakan kesenangan yang luar bisa karena melewatinya dengan susah payah.
Begitupun dengan perjalanan mencapai kesuksesan. Yang paling seru pastinya adalah ketika adik-adik bisa berhasil melewati perjalanan hidup yang keras dan berliku sampai harus jatuh bangun sampai akhirnya menjadi orang terkenal dan sukses.

Setelah adik-adik sukses, maka pengalaman yang telah dilalui akan terasa sangat berharga, ketika diceritakan kepada oranglain, itu akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri. Karena oranglain belum tentu mempenyai pengalaman tersebut. Dan kalaupun memiliki pengalaman yang sama belum tentu bisa melewati tantangan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar