Sukses Organisasi
Mengapa dalam waktu
yang sama ada, ada mahasiswa yang sukses namun ada pula mahasiswa yang gagal?
Di satu pihak ada mahasiswa yang tidak serius kuliah, pengalaman organisasi
kurang, bakan merepotkan orang tua. Namun dilain pihak ada mahasiswa yang
serius kuliah, pengalamannya bagus dan mampu mandiri.
Ada mahasiswa yang hobi
berorganisasi, hingga tak jarang organisasi tersebut menjadi tempat pelarian
karena nilai akademisnya yang ‘hancur’. Ia nyaris mempunyai slogan “Biarlah
menjadi mahasiswa abadi, yang penting banyak koneksi. Jangan sampai urusan
akademis mengganggu organiasi.”
Banyak diantara
mahasiswa atau pelajar yang berprinsip study oriented, untuk apa disibukan
dengan hal-hal yang tidak penting seperti berorganisasi, toh saya kuliah atau
sekolah untuk belajar dan mendapatkan hasil yang memuaskan, bukan untuk
berorganisasi. Mindset ini tidaklah 100% salah, karena salah satu tanggung
jawab kita sebagai seorang mahasiswa adalah untuk belajar dan mencari ilmu
dengan sungguh-sungguh. Namun amat disayangkan apabila selama masa kuliah hanya
untuk 3K, yaitu kampus, kantin, kosan. Padahal ada banyak hikmah lain diluar
sana dan ada begitu banyak peluang yang terhampar beetra tantangannya.
Keuntungan berorganisasi yaitu
1. Mendapatkan
komunitas baru. Di organisasi yang biasanya berkumpul orang yang beda jurusan,
asal daerah, karakter dan lain sebagainya membuat kita lebih bijaksana dalam
melihat perbedaan, mengasah kecerdasan interpersonal serta memberikan peluang
yang luas untuk mendapatkan rezeki.
2. Belajar
menjadi pemimpin yang bijaksana atau pengikut yang setia. Awal masuk pasti kita
hanya akan menjadi anggota biasa dulu dalam sebuah oranisasi, namun ingatlah
sebuah organisasi itu ibarat sebuah miniatur kehidupan, yang akan mengasah
kemampuan kita dalam bersosialisasi di masyarakat kelak, di dunia profesi pun
ilmu-ilmu keorganisasian sangatlah bermanfaat.
3. Memahami
istilah-istilah keorganisasian, seperti Blue Print, Visi dan Misi, Program
Kerja, AD-ART, Organigram, Rapat Mingguan, Evaluasi Bulanan, sekaligus beberapa
aturan oganisasi. Hal ini memberikan pelajaran berharga bagi kita untuk
menerapkannya juga dalam kehidupan pribadi dalam sebuah perusahaan yang suatu
saat nanti kita bentuk, sebuah organisasi yan baik harus mempunyai goal setting
yang jelas mengenai arahan akan dibawa kemana organisasi tersebut.
4. Belajar
dari organisasi lain. Biasanya ada program studi banding ke organisasi lainnya.
Hal ini akan bermanfaat untuk memperluas wawasan dan memprkaya ilmu kita
tentang kelebihan organisasi lain. Ambillaj yang terbaik dari organisasi
lainnya dan usahakannlah untuk dapat diterapkan juga di organisasi yang kita
tempati, tentunya dengan beberapa modifikasi dan adaptasi yang dikomunikasikan
dengan baik.
Ada
beberapa hal yang harus kita dapatkan dalam mengikuti organisasi agar tidak
sia-sia, yaitu:
- · Apa tujuan ikut organisasi tersebut?
Tancapkan tujuan yang mulia dengan
memasuki organisasi tersebut. Jangan hanya karena diajak teman, atau karena
ingin dekat dengan seseorang. Contoh tujuan yang baik adalah “saya ingin
belajar dan berkarya untuk organisasi ini”.
- · List Keuntungan dan Kerugiannya
Jangan asal mengikuti sebuah
organisasi tanpa mengetahui apa keuntungan dan kerugiannya saat mengikutinya.
Pahami dan tanyakanlah apabila ada yang tidak dimengerti, banyak orang yang
membela mati-matian suatu organisasi tanpa mengetahui arah dan tujuan
organisasi tersebut.
- Sesuaikan dengan target hidup kita?
Selaraskan organisasi yang kita
pilih dengan target hidup kita, jika misalkan ingin menjadi seorang orator atau
trainer, maka carilah organisasi yang minimal mengakomodir keinginan kita
tersebut. Ibarat mempunyai tujuan untuk ke kutub utara, ia malah melangkah ke
kutub selatan yang tentunya sangatlah berlawanan, begitu juga dengan organisasi
yang kita pilih maka harus selaras dengan keinginan kita.
- · Jadilah yang terbaik
Ada ataupun tiada sama sekali. Jika
kita ingin menjadi orang yang penting dalam organisasi berilah yang terbaik
dalam posisi apapun.
- · Mempengaruhi bukan terpengaruh
Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi.
Dalam sebuah organisasi ada saja orang yang berenergi negatif. Maka jadilah
orang yang mempengaruhi bukan menjadi orang yang dipengaruhi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar