Rabu, 31 Agustus 2016

5 langkah sederhana yang akan menjadikan anda sebagai mahasiswa yang sukses secara organisasi

Sukses Organisasi
Mengapa dalam waktu yang sama ada, ada mahasiswa yang sukses namun ada pula mahasiswa yang gagal? Di satu pihak ada mahasiswa yang tidak serius kuliah, pengalaman organisasi kurang, bakan merepotkan orang tua. Namun dilain pihak ada mahasiswa yang serius kuliah, pengalamannya bagus dan mampu mandiri.



Ada mahasiswa yang hobi berorganisasi, hingga tak jarang organisasi tersebut menjadi tempat pelarian karena nilai akademisnya yang ‘hancur’. Ia nyaris mempunyai slogan “Biarlah menjadi mahasiswa abadi, yang penting banyak koneksi. Jangan sampai urusan akademis mengganggu organiasi.”
Banyak diantara mahasiswa atau pelajar yang berprinsip study oriented, untuk apa disibukan dengan hal-hal yang tidak penting seperti berorganisasi, toh saya kuliah atau sekolah untuk belajar dan mendapatkan hasil yang memuaskan, bukan untuk berorganisasi. Mindset ini tidaklah 100% salah, karena salah satu tanggung jawab kita sebagai seorang mahasiswa adalah untuk belajar dan mencari ilmu dengan sungguh-sungguh. Namun amat disayangkan apabila selama masa kuliah hanya untuk 3K, yaitu kampus, kantin, kosan. Padahal ada banyak hikmah lain diluar sana dan ada begitu banyak peluang yang terhampar beetra tantangannya.
Keuntungan berorganisasi yaitu
1.    Mendapatkan komunitas baru. Di organisasi yang biasanya berkumpul orang yang beda jurusan, asal daerah, karakter dan lain sebagainya membuat kita lebih bijaksana dalam melihat perbedaan, mengasah kecerdasan interpersonal serta memberikan peluang yang luas untuk mendapatkan rezeki.
2.    Belajar menjadi pemimpin yang bijaksana atau pengikut yang setia. Awal masuk pasti kita hanya akan menjadi anggota biasa dulu dalam sebuah oranisasi, namun ingatlah sebuah organisasi itu ibarat sebuah miniatur kehidupan, yang akan mengasah kemampuan kita dalam bersosialisasi di masyarakat kelak, di dunia profesi pun ilmu-ilmu keorganisasian sangatlah bermanfaat.
3.    Memahami istilah-istilah keorganisasian, seperti Blue Print, Visi dan Misi, Program Kerja, AD-ART, Organigram, Rapat Mingguan, Evaluasi Bulanan, sekaligus beberapa aturan oganisasi. Hal ini memberikan pelajaran berharga bagi kita untuk menerapkannya juga dalam kehidupan pribadi dalam sebuah perusahaan yang suatu saat nanti kita bentuk, sebuah organisasi yan baik harus mempunyai goal setting yang jelas mengenai arahan akan dibawa kemana organisasi tersebut.
4.    Belajar dari organisasi lain. Biasanya ada program studi banding ke organisasi lainnya. Hal ini akan bermanfaat untuk memperluas wawasan dan memprkaya ilmu kita tentang kelebihan organisasi lain. Ambillaj yang terbaik dari organisasi lainnya dan usahakannlah untuk dapat diterapkan juga di organisasi yang kita tempati, tentunya dengan beberapa modifikasi dan adaptasi yang dikomunikasikan dengan baik.
Ada beberapa hal yang harus kita dapatkan dalam mengikuti organisasi agar tidak sia-sia, yaitu:
  • ·      Apa tujuan ikut organisasi tersebut?

Tancapkan tujuan yang mulia dengan memasuki organisasi tersebut. Jangan hanya karena diajak teman, atau karena ingin dekat dengan seseorang. Contoh tujuan yang baik adalah “saya ingin belajar dan berkarya untuk organisasi ini”.


  • ·      List Keuntungan dan Kerugiannya

Jangan asal mengikuti sebuah organisasi tanpa mengetahui apa keuntungan dan kerugiannya saat mengikutinya. Pahami dan tanyakanlah apabila ada yang tidak dimengerti, banyak orang yang membela mati-matian suatu organisasi tanpa mengetahui arah dan tujuan organisasi tersebut.
  • Sesuaikan dengan target hidup kita?

Selaraskan organisasi yang kita pilih dengan target hidup kita, jika misalkan ingin menjadi seorang orator atau trainer, maka carilah organisasi yang minimal mengakomodir keinginan kita tersebut. Ibarat mempunyai tujuan untuk ke kutub utara, ia malah melangkah ke kutub selatan yang tentunya sangatlah berlawanan, begitu juga dengan organisasi yang kita pilih maka harus selaras dengan keinginan kita.
  • ·      Jadilah yang terbaik

Ada ataupun tiada sama sekali. Jika kita ingin menjadi orang yang penting dalam organisasi berilah yang terbaik dalam posisi apapun.
  • ·      Mempengaruhi bukan terpengaruh


Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi. Dalam sebuah organisasi ada saja orang yang berenergi negatif. Maka jadilah orang yang mempengaruhi bukan menjadi orang yang dipengaruhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar